Posted on June 17, 2021 8:05:59 AM5 years agoCerita
Last Edited on June 21, 2021 8:44:13 AM • 5 years ago
Waktu itu tanggal 16 Juni 2021, saya sedang mencari informasi terbaru seputar sistem operasi Windows. Tiba-tiba saya mendapat berita bahwa ada salah satu build Windows 11 yang bocor ke internet. Saya tertarik untuk mencoba sistem operasi ini walaupun belum dianggap resmi. Kemudian, saya mencari-cari file .iso yang beredar dan akhirnya ditemukan di kolom komentar di winpoin.com. File tersebut bernama 21996.1.210529-1541.co_release_CLIENT_CONSUMER_x64FRE_en-us.iso dengan ukuran 4,53 GB.
21996.1.210529-1541.co_release_CLIENT_CONSUMER_x64FRE_en-us.iso
Build Windows 11 ini rupanya mensyaratkan komputer yang akan dipasang dengan sistem operasi ini menggunakan UEFI, Secure Boot, dan TPM 2.0. Jika tidak, maka sistem operasi ini tidak dapat dipasang atau dimutakhirkan. Percobaan pertama, saya mount langsung file ISO-nya dan menjalankan setup.exe pada komputer ECS H55H-M (dengan sistem operasi Windows 10 21H1 dan Windows 7 SP1) yang tidak memiliki UEFI, namun tidak bisa dimutakhirkan karena membutuhkan persyaratan seperti yang sudah disebutkan tadi (Muncul tulisan "This PC can't run Windows 11"). Percobaan kedua, saya tuliskan file ISO-nya ke USB flash drive dan boot ke USB flash drive tersebut dan tetap tidak bisa (Muncul tulisan yang sama seperti percobaan pertama tadi).
setup.exe
Saya sempat putus asa terkait gagalnya instalasi Windows 11. Kembali lagi ke Windows 10 21H1 dan saya mencari ISO Windows 10 v1507 (versi 21H1 yang saya punya menggunakan file install.esd bukan install.wim) dan saya tuliskan ke USB flash drive tadi dan mengganti file install.wim dengan file install.wim dari Windows 11 build 21966. Kemudian saya boot ke USB flash drive tersebut dan bisa dipasang namun gagal lagi di akhir karena salah bahasa installer. Karena terlalu penasaran sekali dengan Windows 11, saya gunakan cara lain, yaitu menggunakan dism.exe melalui prompt perintah. Saya cari di internet melalui telepon seluler tentang tata cara pemasangan Windows menggunakan dism.exe dan saya ikuti langkah-langkahnya, namun partisi yang akan saya pasang Windows 11 diformat kembali.
install.esd
install.wim
dism.exe
Setelah itu, saya mulai ulang komputernya dan ternyata berhasil dipasang. Sistem mendeteksi perangkat keras, kemudian dimulai ulang, dan masuk ke OOBE. Sebelum menyelesaikan OOBE, saya coba pasang driver grafis yang disimpan di SSD Windows 7 SP1 menggunakan devmgmt.msc melalui prompt perintah dan driver berhasil dipasang. OOBE sendiri menggunakan tampilan seperti Windows 10X yang sudah dibatalkan proyeknya oleh Microsoft. Setelah masuk ke desktop, ada yang berbeda pada tampilannya.
devmgmt.msc
Pertama, tombol mulai, cari, tampilan tugas, widget (tombol baru), dan tombol jendela berada di posisi tengah, namun bisa dipindahkan ke kiri melalui Pengaturan. Kedua, sudut jendela baik UWP maupun Win32 terlihat bundar. Ketiga, menu mulai yang baru (tata letak baru, live tiles dihapuskan, namun masih bisa dikembalikan ke bentuk Windows 10 melalui modifikasi registry).
Menurut saya, pemasangan Windows 11 di komputer non UEFI agak sulit. Saya mendengar bahwa versi selanjutnya kemungkinan hanya mendukung UEFI saja, tapi saya masih ragu-ragu akan kebijakan tersebut.
Lalu, saya coba mutakhirkan laptop HP 14-am016tx (dengan sistem operasi Windows 10 build 21390.2025) menggunakan percobaan pertama seperti di komputer ECS H55H-M tadi dan ternyata berhasi dimutakhirkan. Namum masalahnya, karena masuk ke akun Administrator bawaan, widget selalu crash. Saya coba melakukan sfc /scannow dan ternyata belum bisa diperbaiki. Akhirnya saya coba buat akun baru, lalu diubah ke akun Microsoft dan ternyata sudah berfungsi kembali.
sfc /scannow
Seperti biasa, saya pasang aplikasi kebutuhan saya dan berhasil dipasang dan dapat dijalankan. Secara tampilan, Windows 11 ini mirip dengan macOS karena posisi tombol taskbar berada di tengah mirip dengan dok macOS. Beberapa aplikasi masih tidak memiliki perubahan dari Windows 10 seperti Microsoft Store, Pengaturan, d.l.l.
Pemutakhiran ke Windows 11 build 21996 pada komputer ECS H55H-M sudah berhasil dilakukan kembali dengan mengganti file appraiserres.dll dari installer Windows 10. Pada kasus ini, saya pakai file tersebut dari Windows 10 LTSC 2019. Sebelumnya saya memakai file dari Windows 10 21H1 (ESD-ISO) namun tiba-tiba setup-nya langsung crash.
appraiserres.dll
winver.exe dan Tentang Sistem (ECS H55H-M)
winver.exe
Informasi Sistem (ECS H55H-M)
winver.exe dan Tentang Sistem (HP 14-am016tx)
Informasi Sistem (HP 14-am016tx)
Halaman Utama dxdiag.exe (ECS H55H-M)
dxdiag.exe
Halaman Display dxdiag.exe (ECS H55H-M)
Bagaimana dengan Anda, ceritakanlah di kolom komentar tentang pengalaman Windows 11.
Legacy VersionPrivacy PolicyTerms and ConditionsUser Agent
© 2020 - 2026 HWPweb - Made with Bootstrap 5.3.3 - Powered by PHP 8.5.9 with CodeIgniter 4.7.3 using Apache